Wednesday, February 26, 2025

Teruslah Bodoh Jangan Pintar


Sepulang kerja aku duduk diteras rumah sembari menikmati secangkir kopi dan sebatang gulungan tembakau filter, tiba-tiba masuk notifikasi melalui pesan whatsapp. "Kak bisa anda ceritakan kejadian akhir-akhir ini apa yang sedang terjadi kepada ibu pertiwi tercinta ini." Dengan santai aku menjawab teruslah bodoh jangan pintar, semakin anda banyak tahu semakin anda kesal kepada pemangku kebijakan dibumi pertiwi ini.

Kenapa ya kak kita selalu dibohongi oleh pejabat kita, padahal kakak tahu gaji saya hanya sebatas UMR Provinsi, saya rela menyisihkan uang dari gaji saya untuk kegiatan operasional sehari-hari salah satunya untuk mengisi bahan bakar kendaraan. Saya rela beli pertamax dengan tujuan agar perawatan mesin lebih terjaga, ehh ini malah di oplos dengan pertalite. Sama aja dong klo gitu.

Dan gak tanggung-tanggung kerugian negara mencapai Rp. 193,7 Triliun. Itu yang diketahui baru tahun 2023 saja. Sedangkan Kejagung menjelaskan dugaan korupsi yang terjadi pada PT. Pertamina ini berlangsung sejak tahun 2018. Kalo kaya gini terus boleh gak si pindah negara aja, cape loh setiap hari kita disuguhi ketamakan para pemimpin kita. Sedangkan masyarakat selalu diperas keringatnya melalui instrumen pajak. "Pungkasnya sembari menunjukan rasa kesal." Pajak yang dipungut dari keringat rakyat digunakan untuk menfasilitasi kemewahan para direksi, komisaris, dan pejabat kita."

Kasus ini tidak mungkin terjadi bila tidak melibatkan banyak orang dik, "kataku sambil nyeletuk membalas pesan whatsapp." Permasalahannya pasti mendapatkan dukungan dari pihak manajemen yang ada. Apa pasal karena sekelas BUMN pasti diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan diawasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), karena disitu ada dana subsidi dari negara. Apalagi jangka waktunya dari tahun 2018, tidak mungkin itu terjadi kalo tidak ada konspirasi antar pemegang kekuasaan.

Sudahlah kataku mulai dari sekarang tidak usah berharap kepada ibu tiwi, fokus saja kita kepada diri kita sendiri, fokus meningkatkan kemampuan, fokus kepada nilai-nilai yang membuat kita menjadi manusia unggul ditengah derasnya kehancuran moral hazard para pemimpin kita. Urusan mereka maling, urusan mereka zalim dengan rakyatnya biarlah kelak mereka bertanggungjawab terhadap sang penciptanya.




Monday, February 24, 2025

Magnet Penjemput Rezeki


MAGNET PENJEMPUT REZEKI (5 TIPS AMPUH MENGGAPAI IMPIAN)

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Kali ini saya akan membahas kiat-kiat bagaimana ilmu untuk menjemput impian.


*PERTAMA SPIRITUAL*

Tips yang pertama adalah spiritual. Mengapa spiritual. Begini, pastikan setiap impian kita harus selaras dengan Allah SWT dan niatkan untuk kebaikan. Misal, saya ingin membeli satu unit mobil Alphard. Kenapa harus mobil Alphard? ya karena kalau saya bisa beli mobil Alphard, orang tua saya, istri saya, dan keluarga saya lebih leluasa, tidak terkena hujan, panas, dan pastinya lebih nyaman menggunakan mobil tersebut. 

Kalau niat kita sudah baik Insya Allah sang pencipta akan ridho dengan kita.

Beda hal nya jika niat kita kurang baik. Misal, jika saya bisa membeli satu unit mobil Alphard ini saya akan terlihat keren oleh teman-teman saya, atau saya akan terlihat orang yang sukses.

Saran saya jauhkan hati kita dari sifat-sifat yang seperti ini. Memang tidak mudah prakteknya. Tapi pelan-pelan harus kita perbaiki. Sip ya 😊


*KEDUA MASSIVE*

Tips yang kedua adalah Massive. Apa maksudnya? Begini, Massive ini adalah melibatkan orang banyak. Hem kok harus orang banyak sih. Memang gak bisa ya sendirian.

Sebenarnya bisa saja tapi jika kita tidak melibatkan orang banyak impian tersebut akan lebih lama tercapai nya. Kita ambil contoh. Jumlah Indomaret di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 17.681 outlet dengan total omset mencapai 80 Triliun lebih. Wow apa wow banget nih. Hehe.

Kenapa Indomaret bisa sebesar itu. Ya karena mereka melibatkan orang banyak. Mereka buka Franchise sehingga outlet mereka bisa tersebar di seluruh Indonesia. Coba bayangkan kalau misal satu Indomaret itu saja paling sedikit memiliki 5 karyawan. Sudah berapa orang yang bekerja disitu. Hitung sendiri ya. 😁

Gak kebayang kan kalau kita berbisnis hanya seorang diri. Butuh berapa tahun kita untuk mencapai hal tersebut. Makanya orang yang cenderung bekerja sendiri, atau berbisnis sendiri itu akan lebih lama untuk sukses nya. Gak percaya? Coba aja sendiri. Kalau saya gak mau. Hehe


*KETIGA SENSITIVE*

Tips yang ketiga adalah Sensitive. Tips yang ketiga ini cukup menarik ya. Jika kita memiliki impian pastikan seluruh panca indra kita merasakan. Mata kita melihat, telinga kita mendengar, dll. Bila perlu print dan tempel dikamar apa impian kita.


*KEEMPAT PROGRESIVE*

Progresive ini masih ada hubungan nya dengan poin ketiga. Misal kita punya cita-cita punya mobil Alphard tadi. Bila perlu kita sewa mobil Alphard tersebut selama satu bulan. Nah kita rasakan tuh sensasinya bagaimana enaknya punya mobil Alphard. Pagi-pagi kita bersihkan mobilnya, kita panaskan mobilnya. Anggap mobil itu punya kita.

Nah dengan begitu otak kita akan merekam secara otomatis. Karena sistem kerja otak itu akan mengingat sesuatu yang enak-enak. Contoh lain misalnya, ketika kita makan sesuatu makanan yang enak pasti otak kita akan merekam. 

Dan mau tidak mau dua minggu kemudian pasti kita pengen makan lagi. Betul kan? Begitulah kerja otak. Makanya harus sering-sering di stimulus.


*KELIMA PROAKTIVE*

Nah poin kelima ini adalah poin inti. Proaktive itu kalau bahasa saya. Lakukan apa yang bisa. Misal, dari contoh-contoh yang saya berikan diatas belum ada satu pun yang bisa dilakukan.

Begini strateginya. Pada poin keempat kita masih belum bisa juga nih buat sewa mobil impian kita. Mas sewa mobil itu mahal tau. Rumah saja masih ngontrak apa lagi buat sewa mobil. 

Sama Mas saya juga masih ngontrak. Hehe

Tapi begini maksudnya. Okelah kita sekarang belum punya apa-apa. Rumah masih ngontrak, motor masih kredit. Tapi jangan khawatir Tuhan kita maha kaya. Bila perlu print gambar kemudian tempel gambar impian kita tersebut di dinding kamar kita masing2. Ini adalah cara yang paling efektif dan cara paling mudah untuk dilakukan.

Kesimpulannya adalah impian kita boleh besar tapi mencapainya bertahap. Misal, kita sekarang baru punya motor butut. Niatkan dalam hati kita untuk bisa membeli motor yang lebih baik lagi. Setelah cita-cita kecil tercapai naikan lagi niatnya agar bisa punya mobil, agar orang tua, istri, dan anak tidak kepanasan atau kehujanan saat perjalanan.

Sudah tercapai lagi nih cita-citanya. Niatkan lagi hajat kita untuk yang lebih tinggi sampai benar-benar impian kita terwujud menjadi kenyataan dengan tujuan untuk kebaikan.


Sekian dari saya semoga bermanfaat.


Source : My Diary (2021)

Sunday, February 23, 2025

Rumah Kita


Sepuluh tahun sudah sarah pergi meninggalkan kampung halamannya merantau nan jauh di negeri urang demi mencari kehidupan yang layak. Bukan keinginannya untuk meninggalkan keluarga diusia muda bertarung melewati waktu demi masa depan yang layak. Aku heran negeriku dijuluki "Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman." Orang asing melihat negeriku bahwa begitu hebatnya sumber daya alam yang dimiliki, tetapi dalam hatiku mengapa begitu banyak anak bangsa terjajah oleh negerinya sendiri.

Sumber daya alam dikeruk oleh para komprador tidak bertanggungjawab yang mengatas namakan NKRI. Sistem hukum dirusak, KPK dilemahkan, Aparat Penegak Hukum disuap, Undang-Undang sebagai kekuatan legitimasi dikangkangi demi meloloskan kepentingan kaum hipokrit. Aku hanya tersenyum dinegeri orang melihat negeriku dijajah oleh bangsanya sendiri. Hutan yang luas ditebas begitu saja demi kepentingan konsesi lahan korporasi tanpa mempertimbangkan kerusakan lingkungan, hak tanah masyarakat adat dirampas, rakyat kecil dikriminalisasi, upah buruh jauh dari kata layak.

Padahal negeri kita adalah penghasil nikel terbesar nomor satu di dunia, penghasil crude palm oil terbesar dunia, penghasil emas nomor enam di dunia, penghasil batubara nomor tiga di dunia, dan masih banyak lagi sumber daya alam yang lainnya. Tetapi apa dampaknya yang kaya hanya segilintir orang, dan itu dapat diakses bagi mereka yang hanya memiliki akses pada kekuasaan. Ya bisnis rente. Rakyat melarat ya bodo amat.

Bahkan sejauh republik ini berdiri, baru kali ini laut bisa disertifikat dan dipagar puluhan kilometer panjangnya, sampai saat ini belum terungkap siapa dibalik dalang itu semua. Oligarki memang tidak bisa lepas, cengkramannnya sudah begitu kuat menikam leher kekuasaan.

Terkadang aku rindu sekali ingin balik kerumah besar itu. Ya rumah besar itu adalah rumah Indonesiaku. Rumah dimana aku dilahirkan, rumah dimana aku dibesarkan. Aku rindu bertemu mamak ku, aku rindu bertemu sahabatku, aku rindu kampung halamanku, aku rindu Indonesiaku. 

Apakah bisa suatu saat ketika aku pulang kerumah besar itu merasakan kemerdekaan sesungguhnya, lapangan pekerjaan tersedia, pelayanan publik serba cepat, fasilitas pendidikan memadai, layanan kesehatan gratis, transportasi serba ramah lingkungan, dan sebagainya. Doaku semoga Indonesiaku baik-baik saja.

Embun Pagi


Azan subuh berkumandang menandakan awal aktifitas telah dimulai. Bagi umat muslim sholat menjadi kewajiban dimana memulai sesuatu dengan kebaikan yaitu bersimpuh dihamparan sajadah menyembah sang pencipta sebagai afirmasi wujud ketaqwaan. Selesai sholat Guntur segera bergegas menyiapkan pakaian, menyiapkan sepatu untuk pergi berolahraga. Olahraga memang menjadi bagian kehidupan yang tak dapat dipisahkan dimana setiap orang pasti menginginkan badan yang bugar dan sehat. 

Dipagi itulah guntur pertama kali bertemu dengan romlah, mereka memang sudah berencana dimalam harinya untuk lari pagi di pusat kegiatan olahraga mengelilingi stadion lapangan sepak bola. Dari kejauhan guratan senyum tipis diwajah romlah nampak terlihat, mereka pun bersalaman. Embun dan rintik air hujan menemani disetiap percakapan kami sembari lari pagi. Mentari yang biasanya menjadi sahabat dipagi hari tak biasanya menyembunyikan sinarnya seolah dia enggan untuk meratapi. Tak apa setidaknya kehadirannya menjadi penghangat diriku menggantikan hangatnya sinar mentari.

Bulir keringat tak terasa jatuh melewati pipi, tak terasa kami sudah berjalan sebanyak sepuluh putaran. Berbagai macam percakapan saling kami lontarkan. Guntur memang terlihat paling aktif karena memang paling banyak melontarkan jenis pertanyaan dan ragam diskusi. Bukan bermaksud untuk mendominasi, itulah salah satu teknik komunikasi yaitu mengumpulkan sebanyak-banyaknya informasi dari lawan bicara. Dari pertanyaan itu aku dapat menyimpulkan bahwa romlah adalah wanita yang teduh. Tidak banyak bicara bila tidak ditanya, memiliki prinsip, dan terkesan malu-malu. Memang seperti itulah moral yang harus dijaga seorang wanita, tidak mudah friendly terhadap laki-laki yang baru dia kenal.

Guntur mengajaknya mengelilingi pusat kegiatan olahraga sembari melihat rumah-rumah adat yang berada dilingkungan sekitar. Tak lama kami beristirahat dipinggir kolam sembari menikmati indahnya alam. Lihat ikan-ikan itu mereka terlihat tenang, tak pernah risau oleh keadaan. Tidak seperti manusia yang tidak pernah merasa puas dan selalu dibelenggu oleh kerakusan. Itulah potret kehidupan ujar guntur sembari meluruskan kaki yang terasa keram.

Mentari pelan-pelan merangkak naik, sinarnya mulai terlihat melalui celah celah kabut yang mulai menghilang. Ayo ikut aku. Guntur mengajaknya untuk menikmati soto dengan ciri khas rempah rempah kuahnya dengan ditaburi gilingan bawang putih dan kerupuk diatasnya. Terasa nikmat apalagi bisa makan berdua dengannya.

Dari pertemuan itu mereka makin intens berkomunikasi. Setiap malam saling tegur sapa walau hanya melalui pesan WA. Entah mengapa selalu ada kerinduan yang hadir dalam jiwa acapkali bila tidak menyapanya. Sebagai manusia dewasa kami tidak pernah mengatakan cinta, hanya persoalan insting saja bahwa kami memang sama sama suka. Kini kami menjadi manusia yang saling melengkapi, mengisi kekurangan satu sama lain. 

Hidup memang tidak ada yang pernah tahu. Semua serba tidak pasti. Tetapi mengenalnya semua sudah takdir tuhan. Tidak pernah sebelumnya terpikirkan bahwa akan saling membutuhkan bahkan saling merindukan. Sudah menjadi kebiasaan bila kami sering diskusi ditengah kesibukan pekerjaan. Terkadang topik masa depan selalu menjadi incaran agar menjadi bahan obrolan. Entah kami saling mencintai atau tidak karena kami tidak mempunyai alasan untuk saling mencintai. Jika cinta kerana sebuah alasan. Karena cantik misalnya, karena tampan misalnya, karena baik misalnya, karena kaya misalnya. Maka ketika semua itu hilang darinya apakah kau masih mencintainya.? Kami selalu belajar untuk menempatkan sesuatu semua karena tuhan. Bila tuhan sandaran kita apapun yang akan terjadi kepada diri kita semua akan baik baik saja. Paham kan sayang 😊

Saturday, February 22, 2025

Lemahnya Penegakan Hukum di Indonesia


Tidak asing rasanya jika seseorang sudah bersentuhan dengan perkara hukum merasa paranoid terlebih dahulu. Bukan sebuah aib bahwa penegakan hukum di Indonesia seperti jual beli kacang goreng, artinya sudah diperjual belikan. Mereka yang memiliki uang, jabatan, kedudukan, bahkan akses kepada kekuasaan merasa seakan-akan kebal hukum. Sedangkan mereka yang lemah, mereka yang miskin sudah putus asa untuk mendapatkan keadilan.

Saya ambil contoh. Ketika seseorang tersangkut kasus hukum, baik itu secara individu, kelompok, bahkan korporasi, mereka sudah menghitung perkasa tersebut akan mengeluarkan biaya berapa. Mulai dari membayar pengacara, kemudian bargaining terhadap oknum kepolisian, jaksa penuntut umum, bahkan tidak sedikit yang berani untuk melakukan tindakan suap terhadap hakim.

Jadi dalam tatanan hukum di Indonesia ini, orang yang menang di pengadilan belum tentu dia tidak bersalah, dan orang yang divonis bersalah belum tentu dia tidak benar. Ambigu memang tapi itulah yang terjadi. Asas Hukum Equality Before The Law atau semua orang harus diperlakukan sama dihadapan hukum itu hanya pepesan kosong. Jangan harap akan diperlakukan sama jika anda tidak memiliki sumber daya.

Saya teringat ketika menyusun karya tulis sebagai syarat kelulusan strata satu ilmu hukum. Pada bagian motto saya menuliskan "Hukum tertinggi itu adalah keikhlasan, biarlah sang pencipta yang menjadi hakim agung bagi mereka yang batil dan zalim." Artinya ketika kita sedang dalam posisi lemah dan tidak berdaya biarlah tangan-tangan tuhan yang bekerja untuk kita dalam mendapatkan keadilan. 

Kita berharap semoga tanah air yang kita cintai ini, tanah air yang diperjuangkan oleh para pendahulu kita segera berbenah untuk melakukan reformasi hukum. Memang bukan hal yang mudah tapi bukan pula sesuatu yang tidak mungkin. Bismillah.

Friday, February 21, 2025

Cerita Anak Muda


Beberapa waktu lalu ada teman menanyakan kepada saya, apakah saya tidak mengikuti aksi mahasiswa? Ku jawab saya ada cara tersendiri untuk melakukan aksi, sebagai perwujudan kepedulian terhadap negeri.

Jujur saya sangat mengapresiasi pergerakan yang dilakukan teman-teman mahasiswa. Saya berpesan "orang-orang seperti kalian sangat dibutuhkan untuk menciptakan keseimbangan dalam menjalakan sistem pemerintahan."

Lalu mengapa kamu tidak turun kejalan tanya seorang kawan? Ku jawab saja "sahabatku persoalan negeri ini sangat kompleks dari hulu sampai hilir sudah ada yang mengaturnya." Negeri ini sudah dikuasai oleh oligarki yang ditunggangi cukong2 politik yang tidak tahu diri. Tidak cukup kita hanya berteriak lantang untuk menentang kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat.

Menurutku jika kita memiliki kepedulian terhadap negeri ini dan ingin mengubah wajah sistem dinamika yang ada ini sangatlah sulit sahabatku. Siapalah kita. Kita tidak memiliki kekuatan apa-apa. Bahkan untuk merokok pun masih menunggu kiriman orang tua. Kami pun saling terdiam. (Keadaan hening)

Sahabatku jika memang kita peduli dan ingin merubah bangsa ini marilah terlebih dahulu kita merubah diri ini. Belajar dari hal-hal kecil. Berubah untuk menjadi lebih baik, berubah menjadi pribadi yang berlandaskan akhlak yang berintelektual. Jika sudah mampu merubah diri barulah kita berkontribusi untuk kelurga dan orang tua. Memperhatikan kesejahteraan mereka.

Jika dari tatanan dasar pribadi, orang tua, keluarga sudah selesai barulah kita naik pada tatanan selanjutnya. Yaitu memperhatikan kesejahteraan orang2 disekeliling kita, memperhatikan kesejahteraan tetangga, kesejahteraan daerah, barulah sampai yang terakhir adalah kesejahteraan bangsa.

Semua butuh proses. Tidak bisa kita merubah bangsa yang besar ini dengan melawan sistem yang ada. Hanya itulah satu2nya cara. Menurutku. Saya jadi teringat pesan Bung Karno. "Jangan pernah kau tanyakan apa yang sudah diberikan bangsa ini untukmu. Tapi tanyakanlah apa yang sudah kau berikan untuk bangsa ini."
Tak lama diskusi pun selesai dan kami pun pulang kerumah masing-masing.

Source : My Diary (Aksi Massa Tolak UU Ciptaker DPRD Lampung Tahun 2022)

5 Kunci Dasar Investasi Tanpa Modal


Banyak sekarang ini yang mengatakan bahwa berinvestasi itu harus memiliki uang dulu baru bisa investasi. Sebenarnya tidak juga, oleh karena itu kali ini saya akan membahas lima kunci dasar Investasi Tanpa Modal yang perlu kita ketahui. Materi ini saya buat tidak semerta-merta karangan saya sendiri, melainkan saya pelajari dan saya ambil dari mereka yang sudah berhasil. Apa itu. Langsung saja kita bahas ya.

Pertama adalah skill. Yak kenapa skill. Karena skill itu adalah modal utama kita dalam berinvestasi tanpa harus mengeluarkan modal. Skill ini penting. Kebayang kita memiliki cita-cita menjadi orang yang berhasil tetapi kita sendiri tidak mempunyai kemampuan. Saya ambil contoh. Ada seseorang ingin menjadi konten kreator terkenal tetapi dia tidak memiliki skill editing yang baik. Ada juga orang ingin menjadi motivator terkenal tetapi tidak memiliki kemampuan publik speaking yang baik. Ada juga yang ingin jadi pedagang sukses tetapi mau jualan saja dia masih malu. Hehe. Kebayang kan gimana jadinya jika seseorang tidak memiliki skill dibidangnya masing-masing.

Kedua adalah knowledge atau pengetahuan. Pengetahuan juga sangat penting. Zaman sekarang ini paling enak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Kebayang gak kalo kita hidup dizaman dulu mau akses informasi saja susah apalagi mau cari pengetahuan. Sekarang ini semua sudah serba mudah. Mau belajar editing ada youtube. Mau belajar microsoft ada tutorial. Mau belajar publik speaking ada internet. Semua ilmu pengetahuan sudah tersedia tinggal dari diri kita sendiri yang mau belajar atau tidak.

Ketiga adalah kesehatan. Nah ini menarik. Jack Ma pernah berkata bahwa investasi kesehatan itu dimulai sejak muda. Kenapa begitu. Ya karena mau uang kamu banyak juga kalo tubuh kamu tidak sehat buat apa. Yang ada habis saja buat berobat. Makanya dari sekarang kesehatan itu harus kita jaga. Rutinkan setiap pagi sebelum beraktifitas wajib berolahraga minimal 20 menit. Gak lama kok. Kita aja kalo main sosmed buka IG, buka youtube, buka tiktok betah berjam jam masa iya olahraga 20 menit aja males. Hehe. Rutinkan ya.
😊
Keempat To Do List. Apa maksudnya. Maksudnya adalah tuliskan atau rencanakan apa yang akan kita lakukan sebulan atau seminggu kedepan. Jika kita sudah merencanakan apa yang akan kita lakukan yakinlah kita tidak akan bingung dengan kehidupan ini. Misal. Setelah sholat subuh kita merencanakan untuk membaca buku minimal 30 menit. Setelah membaca buku pukul 06:00 pagi saya berolahraga. Ya hampir sama lah kaya kita sekolah dulu. Ibaratnya kita buat kurikulum sendiri buat diri kita.

Kelima adalah mentor. Nah kalo rekan bisnis saya ini pasti sudah diluar kepala. Hehe. Ya ibaratnya mentor ini adalah navigator dalam kehidupan. Khususnya untuk mengantarkan kita menjadi sukses. Pilihlah mentor yang sudah terbukti kredibelitasnya. Sudah terbukti suksesnya. Dan yang paling penting jangan sampai salah pilih mentor ya. Hehe

Muhammad Al-Fatih Penakluk Konstantinopel


Siapa yang tidak mengenal Muhammad Al-Fatih atau sering disebut Sultan Mehmed II. Dia adalah tokoh kebanggaan islam yang terkenal sejarahnya sebagai penakluk Konstantinopel.

Muhammad Al-Fatih adalah pemimpin yang cerdas. Sedari kecil beliau sudah ditempa oleh ayahnya agar memiliki kemampuan yang hebat. Ayahnya mengutus orang-orang yang berkompeten agar mendidik Muhammad Al-Fatih. Mulai dari belajar agama, bahasa, matematika, sampai strategi militer.
Jadi wajar saja ketika dia berumur 11 tahun ayahnya sudah memberikan mandat kepada Muhammad Al - Fatih untuk memimpin suatu wilayah sebagai syarat kenaikan tahta kelak.
Beranjak dewasa ayahnya memberikan kewenangan penuh kepada Muhammad Al-Fatih untuk memimpin pasukan Utsmani dalam visi untuk merebut salah satu kota termegah di dunia kala itu.
Sebelumnya sudah banyak tokoh-tokoh islam yang mencoba menaklukan Konstatinopel tapi belum berhasil juga. Semua ini adalah takdir Allah melalui tangan Muhammad Al-Fatih pada tahun 1453 memulai serangan dengan membawa pasukan kurang lebih sekitar 80.000 - 200.000 orang.
Serangan dan kepungan Muhammad Al-Fatih tidaklah berjalan mulus begitu saja. Banyak sekali tantangan dan rintangan yang dihadapi, salah satunya adalah untuk menghancurkan tembok raksasa milik Konstantinopel.
Dalam sejarah mengatakan Muhammad Al-Fatih sempat mengalami putus asa karena belum mampu menembus tembok raksasa tersebut. Sampai pada akhirnya Muhammad Al-Fatih menemukan ide untuk menaikan kapal-kapalnya kedaratan untuk merubah strategi penyerangan. Dan akhirnya Konstantinopel pun ditaklukan oleh seorang anak muda selama kurang lebih 57 hari pengepungan.
...
Seharusnya kita sebagai orang yang beriman inilah menjadi pegangan kita dalam hidup. Entah dalam bekerja, berniaga, atau berbisnis. Lihat bagaimana tangguhnya perjuangan Muhammad Al-Fatih dalam menaklukan Konstantinopel. Beliau tidak mudah menyerah, beliau terus bertawakal kepada Allah dengan berharap turunnya pertolongan.
Begitu juga kita dalam berkehidupan. Naik turunnya adalah sebuah tantangan seberapa besar mental kita kuat menghadapi cobaan. Saran saya apapun pekerjaan kita, apapun usaha kita tetaplah berjuang. Taklukan rasa takut kita, taklukan rasa ragu kita, taklukan rasa kekhawatiran kita. Teruslah berjuang sampai pertolongan Allah datang.
Sekian dari saya semoga bermanfaat.

Judi Online Perusak Peradaban


Suatu waktu ada teman menceritakan bahwa pimpinan ditempat dia dulu bekerja mengalami gangguan jiwa dikarenakan judi online, informasi itu dia dapat dari rekan satu kantor dulu. Tidak hanya mengalami gangguan jiwa, bahkan informasi yang beredar rumah tangganya hancur, hampir seluruh harta habis terjual, perusahaan bangkrut, anak-anaknya dibawa oleh mantan istrinya. Kini dia hidup dalam kesendirian, teman-temannya ketika dia jaya tidak ada satupun yang peduli.
Saya terenyuh mendengar cerita dari teman saya tersebut, betapa berbahayanya judi online ini merusak sendi-sendi kehidupan sosial.

Faktanya yang menjadi korban adalah seluruh anak bangsa. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan bahwa Indonesia menjadi negara tertinggi pengguna judi online. Tercatat pemain judi online berjumlah 4.000.000 orang. Lebih mirisnya pemain judi online ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tetapi terjadi juga kepada anak-anak.

Berdasarkan data demografi, pemain judi online usia dibawah 10 tahun jumlahnya sebesar 2% atau sekitar 80.000 orang. Sebaran usia 10 s.d 20 tahun sebesar 11% atau sekitar 440.000 orang. Usia 21 s.d 30 tahun sebesar 13% atau sekitar 520.000 orang. Usia 30 s.d 50 tahun sebesar 40% atau sekitar 1.640.000 orang. Dan usia diatas 50 tahun sebesar 34% atau sekitar 1.350.000 orang. Angka yang sangat fantastis.

PPATK mencatat ada 168 juta transaksi judi online dengan total akumulasi perputaran dana mencapai Rp. 327 triliun sepanjang tahun tahun 2023, dan pada akhir November tahun 2024 diangka Rp. 283 triliun. Artinya dalam dua tahun terakhir saja menembus angka Rp. 610 triliun.

Berjudi itu memang candu sama seperti menghirup kokain atau narkoba sejenisnya. daya rusaknya melebihi apapun. Dimulai dari merusak ketahanan mental, kemudian ketahanan finansial, dan pada akhirnya berujung pada rusaknya seluruh hubungan sosial dan spiritual yang bermuara pada perbuatan tercela seperti menipu, berbohong, melacur, merampok, bahkan membunuh.

Solusi
Solusinya adalah dimulai dari pengawasan orang tua dirumah, perhatikan tontonan atau situs yang diakses anak-anak anda. Batasi penggunaan gadget pada hal-hal yang perlu saja. Untuk orang-orang dewasa perlu kesadaran dari diri sendiri betapa bahaya nya judi online, dan perlunya juga dukungan dari orang-orang sekitar seperti teman, sahabat untuk saling mengingatkan. Udah gitu aja. 

Bersandar Kepada Tuhan


Tuhan tidak pernah menghadirkan manusia dimuka bumi ini dalam keadaan miskin ataupun kaya. Tuhan membebaskan kompetisi sesama manusia. Anda pengen kaya anda pengen berhasil ya harus kerja keras, kerja cerdas, jujur, pantang menyerah, dan pastinya selalu bersandar pada Tuhan.

Dalam agama saya Tuhan (Allah) menurunkan ayatnya yang berbunyi "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (Ar - Ra'd ayat 11).

Jadi Tuhan itu maha adil kok. Jangan banyak mengeluh karena kondisi hidup, apalagi sampai menyalahkan Tuhan. Tuhan kenapa aku miskin? Yang miskin itu mental anda, Tuhan tidak pernah menghadirkan kalian di dunia ini dalam keadaan miskin.

Guru saya pernah mengatakan kaya ataupun belum kaya miliki dulu mental kaya. Bagaimana mental kaya itu? Mental kaya itu ringan untuk berbagi, mudah untuk berbagi, tidak meminta-minta, kalau dikasih baru terima. Berbagi bukan melulu tentang uang. Berbagi itu bisa dalam bentuk ilmu, pengalaman, waktu, bahkan memberikan kesempatan untuk orang lain berkembangpun itu juga berbagi.

Hidup hanya sekali miskin atau kaya hanya soal rasa. Teruslah berjuang. Karena aset terbesar di dunia ini ada dalam dirimu sendiri. Dan jangan lupa bersandarlah hanya pada Tuhan.

Politik Dagang Sapi



Tidak heran sebetulnya rakyat sedang berada di fase jenuh iklim demokrasi, hajat lima tahunan hanya menjadi komoditas politik para parpol dan politisi. Sistem politik menjadi transaksional seperti dagang sapi. Rakyat selalu menjadi korban para pembual tak ubahnya sales panci yang sedang meyakinkan korban.

Untuk mencalonkan diri sebagai Bupati, Walikota, Gubernur, bahkan sampai pemilihan Presiden membutuhkan biaya logistik yang tidak sedikit. Ditambah pola pikir rakyat yang sudah bergeser bahwa setiap pemilihan eksekutif dan legislatif itu wajib memberikan uang pelicin sebagai bentuk kompensasi.

Jadi wajar pejabat yang terpilih lewat tangan rakyat baik eksekutif maupun legislatif memikirkan bagaimana caranya balik modal. Bukan bagaimana memikirkan persoalan rakyat. Reformasi yang digaungkan pasca lengsernya orde baru tidak membawa perubahan apapun kecuali kerusakan yang sistemik.

Dulu zaman orde baru yang korupsi itu hanya soeharto beserta kroni kroninya, sekarang semua pejabat di Republik ini semuanya korupsi. Menteri korupsi, gubernur korupsi, bupati korupsi, walikota korupsi, dirjen korupsi, legislatif korupsi, bahkan lembaga peradilan di republik ini bisa dibayar.

Bukan orangnya yang salah. Yang salah adalah sistem dan adanya kesempatan. Balik lagi ini adalah soal moralitas seberapa besar kesadaran elite politik bahkan kita semua untuk mencegah cara-cara yang culas dan tidak benar.

Rahmat Bagi Semesta Alam


Malam itu aku sedang duduk di sebuah kafe yang terletak dipusat ibukota sembari menunggu kedatangan seorang teman. "Kali ini aku difitnah." Ucap seorang pria paruh baya dan sahabatnya yang sedang berdiskusi di seberang meja saya. "Pekan depan saya akan menjalani pemeriksaan kedua dengan tuduhan menggelapkan dana di salah satu kementerian." Dalam hati sahabatnya ini tahu tidak mungkin dia menggelapkan dana di salah satu kementerian, karena tahu betul sahabatnya ini adalah orang yang sangat jujur dan dapat dipercaya.

"Sebetulnya saya tahu, saya hanya tumbal dari kerakusan para oligarki dan elite politik." Namun tidak apa-apa, saya ikhlas menerima semua segala tuduhan ini. "Apalah daya kita tidak memiliki kekuatan untuk melawan mereka. Mereka sangat berkuasa bahkan teramat kuat. Saya hanya berdoa semoga tuhan memberikan mereka hidayah."

Mendengar percakapan tersebut saya sangat tersentuh. Dia memang lemah saat ini, namun agama memberikan cahaya dalam hidupnya. "Mengapa kamu begitu sabar, mengapa kamu tidak membenci mereka, mengapa kamu tidak marah?" Percakapan masih terdengar di meja sebelah. Saya hanya menyimak.

"Saya pengagum Rasulullah, dan saya mengimani ajaran Rasulullah SAW. Memaafkan orang yang telah menzolimi sebelum orang tersebut meminta maaf, itulah contoh sikap mulia." Islam mengajarkan kelemahlembutan bahkan kepada orang yang telah menyakitimu. Teringat cerita Rasulullah SAW, yang diludahi seorang yahudi saat hendak ingin ke masjid. Namun Rasulullah tidak pernah membalas bahkan beliau selalu mendoakan agar yahudi tersebut mendapat hidayah. Benar saja ketika yahudi tersebut sakit, Rasulullah SAW, menjadi orang pertama yang membesuknya. Yahudi tersebut kagum dengan akhlak Rasulullah dan akhirnya yahudi tersebut masuk islam.

"Sebetulnya manusia itu sama dimata tuhan. Mereka yang memiliki kelebihan atau kekuatan, diuji oleh tuhan agar tidak menindas mereka yang lemah. Mereka yang lemah diuji agar bersabar atas sifat tamak dan rakus dari mereka yang kuat." Dari kaduanya, siapa dari mereka yang dapat mengambil hikmahnya merekalah manusia yang beruntung.

"Islam pada hakikatnya mendidik manusia agar menjadi makhluk sempurna. Ketika ada seseorang ada yang menyakitimu, mengecewakanmu, menzolimi mu, mengkhianatimu, bahkan menfitnah mu, itu sebetulnya cara tuhan untuk mendidik menjadi manusia sempurna. Karena itu islam hadir dimuka bumi ini sebagai Rahmat bagi semesta alam."

"Kedua sahabat itu saling tatap, dan tidak lama beranjak pergi dari meja sebelah saya." Saya yang menunggu kehadiran teman tidak juga datang, akhirnya saya mumutuskan membayar bill seorang diri, dan memutuskan untuk pulang.
Disclaimer : nama tempat hanya samaran

Distorsi Sistem Pendidikan di Indonesia

Saya adalah salah satu orang yang menyukai diskusi, dimanapun saya berada biasanya ada sesuatu yang harus saya gali dari setiap sisi manusia...