Beberapa waktu lalu ada teman menanyakan kepada saya, apakah saya tidak mengikuti aksi mahasiswa? Ku jawab saya ada cara tersendiri untuk melakukan aksi, sebagai perwujudan kepedulian terhadap negeri.
Jujur saya sangat mengapresiasi pergerakan yang dilakukan teman-teman mahasiswa. Saya berpesan "orang-orang seperti kalian sangat dibutuhkan untuk menciptakan keseimbangan dalam menjalakan sistem pemerintahan."
Lalu mengapa kamu tidak turun kejalan tanya seorang kawan? Ku jawab saja "sahabatku persoalan negeri ini sangat kompleks dari hulu sampai hilir sudah ada yang mengaturnya." Negeri ini sudah dikuasai oleh oligarki yang ditunggangi cukong2 politik yang tidak tahu diri. Tidak cukup kita hanya berteriak lantang untuk menentang kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat.
Menurutku jika kita memiliki kepedulian terhadap negeri ini dan ingin mengubah wajah sistem dinamika yang ada ini sangatlah sulit sahabatku. Siapalah kita. Kita tidak memiliki kekuatan apa-apa. Bahkan untuk merokok pun masih menunggu kiriman orang tua. Kami pun saling terdiam. (Keadaan hening)
Sahabatku jika memang kita peduli dan ingin merubah bangsa ini marilah terlebih dahulu kita merubah diri ini. Belajar dari hal-hal kecil. Berubah untuk menjadi lebih baik, berubah menjadi pribadi yang berlandaskan akhlak yang berintelektual. Jika sudah mampu merubah diri barulah kita berkontribusi untuk kelurga dan orang tua. Memperhatikan kesejahteraan mereka.
Jika dari tatanan dasar pribadi, orang tua, keluarga sudah selesai barulah kita naik pada tatanan selanjutnya. Yaitu memperhatikan kesejahteraan orang2 disekeliling kita, memperhatikan kesejahteraan tetangga, kesejahteraan daerah, barulah sampai yang terakhir adalah kesejahteraan bangsa.
Semua butuh proses. Tidak bisa kita merubah bangsa yang besar ini dengan melawan sistem yang ada. Hanya itulah satu2nya cara. Menurutku. Saya jadi teringat pesan Bung Karno. "Jangan pernah kau tanyakan apa yang sudah diberikan bangsa ini untukmu. Tapi tanyakanlah apa yang sudah kau berikan untuk bangsa ini."
Tak lama diskusi pun selesai dan kami pun pulang kerumah masing-masing.
Source : My Diary (Aksi Massa Tolak UU Ciptaker DPRD Lampung Tahun 2022)
.jpg)
No comments:
Post a Comment