Saturday, February 22, 2025

Lemahnya Penegakan Hukum di Indonesia


Tidak asing rasanya jika seseorang sudah bersentuhan dengan perkara hukum merasa paranoid terlebih dahulu. Bukan sebuah aib bahwa penegakan hukum di Indonesia seperti jual beli kacang goreng, artinya sudah diperjual belikan. Mereka yang memiliki uang, jabatan, kedudukan, bahkan akses kepada kekuasaan merasa seakan-akan kebal hukum. Sedangkan mereka yang lemah, mereka yang miskin sudah putus asa untuk mendapatkan keadilan.

Saya ambil contoh. Ketika seseorang tersangkut kasus hukum, baik itu secara individu, kelompok, bahkan korporasi, mereka sudah menghitung perkasa tersebut akan mengeluarkan biaya berapa. Mulai dari membayar pengacara, kemudian bargaining terhadap oknum kepolisian, jaksa penuntut umum, bahkan tidak sedikit yang berani untuk melakukan tindakan suap terhadap hakim.

Jadi dalam tatanan hukum di Indonesia ini, orang yang menang di pengadilan belum tentu dia tidak bersalah, dan orang yang divonis bersalah belum tentu dia tidak benar. Ambigu memang tapi itulah yang terjadi. Asas Hukum Equality Before The Law atau semua orang harus diperlakukan sama dihadapan hukum itu hanya pepesan kosong. Jangan harap akan diperlakukan sama jika anda tidak memiliki sumber daya.

Saya teringat ketika menyusun karya tulis sebagai syarat kelulusan strata satu ilmu hukum. Pada bagian motto saya menuliskan "Hukum tertinggi itu adalah keikhlasan, biarlah sang pencipta yang menjadi hakim agung bagi mereka yang batil dan zalim." Artinya ketika kita sedang dalam posisi lemah dan tidak berdaya biarlah tangan-tangan tuhan yang bekerja untuk kita dalam mendapatkan keadilan. 

Kita berharap semoga tanah air yang kita cintai ini, tanah air yang diperjuangkan oleh para pendahulu kita segera berbenah untuk melakukan reformasi hukum. Memang bukan hal yang mudah tapi bukan pula sesuatu yang tidak mungkin. Bismillah.

No comments:

Post a Comment

Distorsi Sistem Pendidikan di Indonesia

Saya adalah salah satu orang yang menyukai diskusi, dimanapun saya berada biasanya ada sesuatu yang harus saya gali dari setiap sisi manusia...